Ketilang

Usai mengelola training LK I yang diselenggarakan di Gedung HMI Tower (Gedung Baru HMI di Kenthingan) dengan pelaksana Komisariat Fakultas Kedokteran, sekitar jam 3.30 dinihari aku bertiga berboncengan dengan satu kendaraan yaitu Vespa. Kala itu Aku bersama Dwiki dan Cak Olik.

Hari masih pagi buta dan gelap ! Vespa melaju melintasi kawasan Kenthingan terus lurus keĀ  arah Rumah Sakit Dr Muwardi dan melewati simpang lima Panggung, melewati gedung bioskop Rama teater terus ke arah Margoyudan menuju pasar Legi dan berakhir di kantor Cabang Yosodipuro.

Nah kejadian itu, terjadi mana kala melintas di depan SMA I Margoyudan, tiba tiba dari arah belakang datang polisi dengan pakaian dinas lengkap yang hendak ke Kantor menangkap kami.

Karena hari masih gelap, maka mesin Vespa sengaja tidak aku matikan dan aku biarkan lampu menyala.

Pak Polisi bertanya sekaligus meminta aku menyerahkan surat surat kendaraan berupa SIM dan STNK.

Spontan saja aku memegang erat erat SIM dan STNK kendaraan itu lalu menjelaskannya di depan lampu kendaraan yang masih menyala itu, biar jelas dan terang : “Pak Polisi, ini STNK kendaraan milik dan atas nama Bapak saya, dan ini SIM atas nama saya” jadi apa salah saya ??

Spontan Pak Polisi mau mengambil STNK dan SIM saya tersebut, spontan juga aku memegangnya erat erat dan tidak aku berikan pada pak Polisi itu.

mana STNK nya !!! bentak Pak Polisi.

Aku jawab : Pak setahu saya di undang undang kan hanya menunjukkan, bukan menyerahkan ? jadi ya sudah ini aku tunjuk kan dan tidak akan aku serahkan kepada Bapak ! tegasku.

sekali lagi : Ini SIM atas nama saya, ini STNK kendaraan atas nama Bapak saya !

Demikianlah, kebetulan Pak polisi cukup kooperatif… tapi kemudian beliau bilang : Dik, dilarang naik kendaraan berboncengan tiga orang, ini berbahaya !!

Aku tidak kalah akal : Nah, sekarang kan Bapak sendirian, kami berboncengan bertiga sementara tujuan kita adalah sama, kearah barat, kiranya Bapak bersedia memboncengkan salah satu teman kami …. biar tidak melanggar ketentuan lalu lintas ??? Bagaimana pak ??? Dan Cak Oliq yang aku minta membonceng pak Polisi.

Waaahhh kamu …dik, bisa saja ???!!! Sambil mengajak salah satu teman kami di boncengkannya.

Sampai di kantor Cabang, Dwiki dan Cak Oliq ketawa ngakak !!!

Aku sih … senyum masgul saja ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: